• INDOGRAF
  • INDEKS
Jumat, 24 April 2026
indograf.com
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Selebriti
  • Otomotif
  • Video
Indograf.com
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Selebriti
  • Otomotif
  • Video
No Result
View All Result
Indograf.com
No Result
View All Result
Home Headline

Siapkan SDM Berkualitas dan Berintegritas, Gubernur Khofifah Luncurkan 1.193 Beasiswa Bagi Santri Unggul Jatim

Muhammad SA by Muhammad SA
21 Mei 2025
in Headline, Politik
A A
Siapkan SDM Berkualitas dan Berintegritas, Gubernur Khofifah Luncurkan 1.193 Beasiswa Bagi Santri Unggul Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua LPPD Jatim KH Halim Subahar dan para ulama memanfaatkan momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 untuk meluncurkan 1.193 beasiswa bagi santri unggul Jawa Timur dalam Program Beasiswa Santri Unggul Tahun 2025 LPPD Jatim, di Gedung Islamic Centre Surabaya, Selasa (20/5/2025) sore.

Share on FacebookShare on Twitter

Indograf.com– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memanfaatkan momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 untuk meluncurkan 1.193 beasiswa bagi santri unggul Jawa Timur dalam Program Beasiswa Santri Unggul Tahun 2025 di Gedung Islamic Centre Surabaya, Selasa (20/5/2025) sore.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa santri mempunyai peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka dari itu, santri yang unggul harus mendapatkan apresiasi seperti beasiswa pendidikan tinggi. Sejarah santri dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan RI sudah terbukti sehingga ada Hari Santri Nasional.

Baca Juga

Sinergi Kampus dan Dunia Usaha, Bangkalan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Sinergi Kampus dan Dunia Usaha, Bangkalan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

24 April 2026
Kantor Pertanahan Palangka Raya dan Kementerian Agama Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

Kantor Pertanahan Palangka Raya dan Kementerian Agama Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

23 April 2026
Load More

“Santri bukan hanya penjaga nilai moral dan spiritual, tetapi juga aset intelektual bangsa. Ketika mereka diberi akses pendidikan tinggi, mereka akan tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang visioner, berakhlak, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, program ini bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan bagian dari ikhtiar strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, merata, dan berakar kuat pada nilai-nilai karakter.

“Kita tengah menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas yang kokoh. Dan pesantren adalah kawah candradimuka terbaik dalam pembentukan karakter tersebut,” tegasnya.

Program beasiswa ini, lanjut Khofifah, dijalankan melalui Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur, dan telah menjadi salah satu bentuk afirmasi strategis Pemprov Jatim untuk memperkuat peran pesantren dalam mencetak SDM unggul dan berdaya saing.

Sejak pertama kali digagas pada tahun 2019 lalu, program ini telah menjangkau total 6.876 santri dari berbagai latar belakang dan daerah. Memasuki tahun 2025 ini, beasiswa dialokasikan dalam lima skema dengan total anggaran mencapai Rp31.305.100.000.

Adapun rincian program beasiswa meliputi beasiswa jenjang S1 untuk 518 santri dengan anggaran sebesar Rp6,3 miliar, beasiswa S2 untuk 225 santri dengan total Rp4,275 miliar, dan beasiswa S3 untuk 40 santri dengan alokasi dana Rp3 miliar.

Selain itu, terdapat beasiswa Ma’had Aly (M1) bagi 380 santri senilai Rp6 miliar, serta beasiswa untuk 30 santri yang melanjutkan studi S2 di Universitas Al-Azhar Kairo dengan total anggaran Rp11,28 miliar.

Khofifah memandang banyaknya jumlah santri dan ponpes di Jatim ini sebagai kekuatan strategis yang apabila dioptimalkan, dapat menjadi pendorong utama kemajuan nasional, baik dari sisi moralitas maupun inovasi. Menurutnya, santri harus dipandang bukan hanya sebagai subjek pendidikan keagamaan, akan tetapi juga sebagai agen transformasi sosial.

“Mereka bisa menjadi akademisi, teknokrat, diplomat, bahkan entrepreneur. Kita hanya perlu membuka akses, membimbing, dan mempercayakan mereka dengan tanggung jawab,” tuturnya.

Program Beasiswa Santri Unggul ini, kata Khofifah, menjadi bagian dari misi besar Pemprov Jatim dalam menyiapkan generasi emas 2045, yaitu generasi muda yang kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan akar keislaman dan kebangsaan mereka.

“Kalau kita bicara tentang masa depan Indonesia, maka jawabannya ada pada kualitas manusianya. Dan ketika santri mendapat panggung yang setara, mereka akan membuktikan bahwa keilmuan dan nilai-nilai pesantren relevan dengan tantangan zaman,” kata Khofifah.

Khofifah pun mengapresiasi seluruh pengasuh pesantren dan pemangku kepentingan pendidikan di Jatim yang telah menjadi mitra penting dalam mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berakhlak. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberlanjutan program ini.

“Tidak mungkin program sebesar ini berjalan sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, pesantren, akademisi, dan masyarakat luas untuk membangun ekosistem yang sehat bagi pertumbuhan SDM kita,” katanya.

Gubernur Khofifah juga menegaskan pentingnya penguatan SDM di lingkungan pesantren, terutama bagi pesantren-pesantren yang memiliki jumlah santri di atas 500 orang. Menurutnya, pesantren yang memiliki perguruan tinggi perlu mendapatkan perhatian khusus dalam penguatan kapasitas dosen tetapnya.

“Untuk dosen-dosen tetap di pesantren yang memiliki perguruan tinggi, Pemprov Jatim memberikan beasiswa S2 dan S3. Alhamdulillah, saat ini sudah ada 14 orang yang lulus S3,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Khofifah menyampaikan bahwa Pemprov Jatim juga akan mulai mengirim mahasiswa program S2 ke Universitas Al-Azhar di Mesir. Sebelumnya, pengiriman beasiswa ke Al-Azhar untuk jenjang S1. Namun, mulai tahun ini akan difokuskan pada jenjang S2. Sedangkan S1 ditiadakan.

“Kenapa S2, karena kita berharap mereka pulang menjadi ulama Al-Azhar, seperti pesan KH Maimun Zubair. Kalau dari Al-Azhar, jangan hanya menjadi sarjana Al-Azhar, tapi ulama Al-Azhar,” jelas Khofifah.

Di akhir, Gubernur Khofifah mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum membangkitkan kesadaran kolektif bahwa masa depan Indonesia bergantung pada sejauh mana kita menyiapkan generasi penerusnya. Dan dari pesantren-pesantren di Jawa Timur, harapan itu terus menyala.

“Insya Allah, dari para santri hari ini, akan lahir pemimpin-pemimpin besar esok hari. Mereka akan membawa ilmu, akhlak, dan semangat kebangsaan untuk membangun Indonesia yang maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya.

Turut hadir pada kesempatan kali ini, Wakil Bupati Banyuwangi, Wakil Bupati Bondowoso, Wakil Bupati Tuban, Wakil Bupati Kediri, Wakil Bupati Ponorogo, Wakil Bupati Probolinggo, Wakil Walikota Kediri.

Lalu ada pula, para Rektor PTKI dan Mudir Ma’had Aly mitra Pemprov Jatim, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim, Ketua LPPD beserta jajaran, serta para pengasuh dan mahasiswa S3 yang telah selesai dalam studinya.

Tags: GubernurKhofifahLPPDJatim
Previous Post

Progres TMMD Hari ke-16 di Depok: Dari Jalan Cor hingga Rumah Warga Dibenahi

Next Post

Kegiatan Non Fisik TMMD ke-124 Kodim 0508/Depok Sampaikan Penyuluhan UU Lalu Lintas dan Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa SMAN 1 Depok

Artikel Terkait

Sinergi Kampus dan Dunia Usaha, Bangkalan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Sinergi Kampus dan Dunia Usaha, Bangkalan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

by Muhammad SA
24 April 2026

INDOGRAF — Komitmen mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bangkalan semakin menguat. Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi menjalin kerja...

Kantor Pertanahan Palangka Raya dan Kementerian Agama Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

Kantor Pertanahan Palangka Raya dan Kementerian Agama Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

by Muhammad SA
23 April 2026

INDOGRAF - Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya mempercepat penyelesaian sertifikasi tanah wakaf melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Kantor Kementerian...

Desa Wisata Lerep Binaan TJSL PLN Raih Omzet Rp722 Juta Selama 2025

Desa Wisata Lerep Binaan TJSL PLN Raih Omzet Rp722 Juta Selama 2025

by Muhammad SA
21 April 2026

INDOGRAF - Desa Wisata Lerep di Kecamatan Ungaran Barat mencatatkan capaian luar biasa sepanjang tahun 2025. Desa binaan PT PLN...

Sukma Sahadewa Bergabung di Dewan Pendidikan, Dorong Transformasi Pendidikan Surabaya

Sukma Sahadewa Bergabung di Dewan Pendidikan, Dorong Transformasi Pendidikan Surabaya

by Muhammad SA
21 April 2026

INDOGRAF — Pemerintah Kota Surabaya resmi menetapkan 11 anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya periode terbaru setelah melalui proses seleksi ketat...

Please login to join discussion

Kategori

  • Berita Lainnya
  • Bola
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Headline
  • News
  • Opini
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Pilihan Editor
  • Politik
  • Selebriti
  • Sosial
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Copyright
  • Media Partner
  • Redaksi
  • Kontak

© 2025 Indograf.com - beda itu Indonesia. All Rights Reserved

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Video
  • Indeks

© 2025 Indograf.com - Beda Itu Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In