• INDOGRAF
  • INDEKS
Senin, 20 April 2026
indograf.com
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Selebriti
  • Otomotif
  • Video
Indograf.com
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Selebriti
  • Otomotif
  • Video
No Result
View All Result
Indograf.com
No Result
View All Result
Home Headline

AS Larang Masuk Warga dari 12 Negara Usai Serangan di Colorado, Trump Tuai Kritik Internasional

Nawawi Indograf by Nawawi Indograf
10 Juni 2025
in Berita Lainnya, Headline
A A
AS Larang Masuk Warga dari 12 Negara Usai Serangan di Colorado, Trump Tuai Kritik Internasional

Kebijakan kontroversial ini diumumkan langsung oleh Presiden Donald Trump.

Share on FacebookShare on Twitter

indograf.com, Pemerintah Amerika Serikat resmi memberlakukan larangan masuk bagi warga dari 12 negara mayoritas Muslim dan Afrika per hari Senin (9/6/2025), menyusul insiden serangan bom api yang mengguncang kota Boulder, Colorado, pekan lalu.

Kebijakan kontroversial ini diumumkan langsung oleh Presiden Donald Trump melalui pesan video dari Oval Office, yang kemudian dipublikasikan di platform media sosial X. Dalam pernyataannya, Trump menyebut bahwa tindakan ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman dari individu asing yang dianggap tidak melewati proses pemeriksaan keamanan secara ketat.

Baca Juga

Sertijab Dandim Depok dan Jaksel, Danrem 051/Wkt Dorong Optimalisasi Tugas

Sertijab Dandim Depok dan Jaksel, Danrem 051/Wkt Dorong Optimalisasi Tugas

18 April 2026
Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Banyuasin tancap gas dalam menuntaskan tunggakan kegiatan pelayanan pertanahan atau PDDM.

Kantah Banyuasin Percepat Penyelesaian Layanan Pertanahan 2026

18 April 2026
Load More

Daftar Negara yang Dilarang Masuk

Adapun 12 negara yang warganya kini dilarang memasuki wilayah AS adalah:

1. Afghanistan

2. Myanmar

3. Chad

4. Republik Demokratik Kongo

5. Guinea Ekuatorial

6. Eritrea

7. Haiti

8. Iran

9. Libya

10. Somalia

11. Sudan

12. Yaman

Selain itu, larangan sebagian juga diberlakukan untuk pelancong dari tujuh negara lainnya, yakni Burundi, Kuba, Laos, Sierra Leone, Togo, Turkmenistan, dan Venezuela. Beberapa jenis visa kerja sementara masih dapat diajukan dari negara-negara ini, meskipun dengan pembatasan ketat.

Serangan di Colorado Picu Kekhawatiran

Langkah ini diambil tak lama setelah serangan teror di Boulder yang melukai lebih dari selusin orang. Pelaku yang diidentifikasi sebagai warga Mesir dilaporkan telah melebihi masa tinggal visa turisnya, memicu kembali perdebatan sengit soal kebijakan imigrasi dan keamanan nasional.

Trump dalam pernyataannya tegas mengatakan, “Kami tidak menginginkan mereka,” merujuk pada warga asing yang dianggap berisiko tinggi. Ucapan tersebut langsung memicu kontroversi global dan kecaman dari berbagai pihak.

Iran Kecam Kebijakan, Sebut Rasis dan Diskriminatif

Salah satu reaksi paling keras datang dari Iran. Alireza Hashemi-Raja, Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Iran untuk Urusan Warga Negara di Luar Negeri, menyebut keputusan Trump sebagai bentuk supremasi ras dan pelanggaran terhadap hukum internasional.

“Ini bukan hanya kebijakan diskriminatif, tetapi juga menandakan permusuhan yang dalam terhadap umat Muslim dan bangsa Iran,” ujar Hashemi dalam pernyataan resminya yang dikutip dari AFP.

Ia menambahkan bahwa keputusan ini “secara terang-terangan mencabut hak jutaan orang hanya karena kewarganegaraan dan kepercayaan mereka”, serta memperingatkan bahwa Amerika Serikat bisa menghadapi konsekuensi hukum internasional atas tindakan ini.

Pengecualian untuk Atlet Dunia

Meski begitu, larangan ini tak berlaku untuk para atlet dari negara-negara tersebut yang akan bertanding dalam ajang olahraga internasional, seperti Piala Dunia yang akan diselenggarakan bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko, serta Olimpiade Los Angeles 2028.

Tegangan Diplomatik Meningkat

Langkah ini dinilai berpotensi memperkeruh hubungan diplomatik AS dengan sejumlah negara, terutama Iran, yang sejak Revolusi Islam 1979 telah mengalami hubungan diplomatik yang membeku dengan Washington.

Saat ini, AS menjadi rumah bagi komunitas diaspora Iran terbesar di luar negeri, dengan lebih dari 1,5 juta warga Iran dilaporkan tinggal di Amerika Serikat menurut data terbaru dari Teheran.

Penutup

Kebijakan pelarangan ini menjadi babak baru dalam agenda imigrasi pemerintahan Trump yang semakin keras. Sementara pendukungnya memuji langkah tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap keamanan nasional, kritik keras dari dunia internasional dan kelompok hak asasi manusia menunjukkan bahwa isu ini akan terus menjadi sorotan tajam di panggung global.

(NW)

Source: Nawawi
Tags: AS Larangdari 12 Negaradi ColoradoKritik InternasionalMasuk WargaTrump TuaiUsai Serangan
Previous Post

100 Hari Kepemimpinan Supian-Chandra, PKB Depok: Kerja Nyata, Bukan Gimik

Next Post

Lurah Cilodong Resmi Canangkan Pembentukan Koperasi Merah Putih: Dorong Kesejahteraan Warga Lewat Ekonomi Kerakyatan

Artikel Terkait

Sertijab Dandim Depok dan Jaksel, Danrem 051/Wkt Dorong Optimalisasi Tugas

Sertijab Dandim Depok dan Jaksel, Danrem 051/Wkt Dorong Optimalisasi Tugas

by Muhammad SA
18 April 2026

INDOGRAF-Komandan Korem (Danrem) 051/Wijayakarta, Nugroho Imam Santoso, memimpin langsung serah terima jabatan (Sertijab) dua Komandan Kodim (Dandim) jajaran di Aula...

Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Banyuasin tancap gas dalam menuntaskan tunggakan kegiatan pelayanan pertanahan atau PDDM.

Kantah Banyuasin Percepat Penyelesaian Layanan Pertanahan 2026

by Nawawi Indograf
18 April 2026

BANYUASIN - Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Banyuasin tancap gas dalam menuntaskan tunggakan kegiatan pelayanan pertanahan atau PDDM. Hal ini ditegaskan...

Hadapi Perang Modern, Kasad Minta Prajurit TNI AD Kuasai Dunia Siber

Hadapi Perang Modern, Kasad Minta Prajurit TNI AD Kuasai Dunia Siber

by Muhammad SA
17 April 2026

INDOGRAF - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak mendorong prajurit TNI AD untuk menguasai kemampuan siber sebagai bagian dari...

Tekan Populasi Ikan Sapu-Sapu, 70 Personel Gabungan Turun di Pulo Gadung

Tekan Populasi Ikan Sapu-Sapu, 70 Personel Gabungan Turun di Pulo Gadung

by Muhammad SA
17 April 2026

INDOGRAF – Dalam upaya menekan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai merusak ekosistem perairan, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto,...

Please login to join discussion

Kategori

  • Berita Lainnya
  • Bola
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Headline
  • News
  • Opini
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Pilihan Editor
  • Politik
  • Selebriti
  • Sosial
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Copyright
  • Media Partner
  • Redaksi
  • Kontak

© 2025 Indograf.com - beda itu Indonesia. All Rights Reserved

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Video
  • Indeks

© 2025 Indograf.com - Beda Itu Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In