Indograf.com – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan menggelar Apel Kesiapsiagaan Satgas Pengamanan Instalasi Strategis sebagai langkah awal memastikan keamanan operasional jelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Komplek Perumahan Pertamina Bumi Patra Indramayu ini melibatkan unsur TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, serta Security Kilang Balongan.
Bertindak sebagai pimpinan apel, Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han, membacakan amanat Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E. Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa objek vital Pertamina memiliki peranan penting dalam stabilitas ekonomi dan ketahanan energi nasional sehingga gangguan sekecil apa pun wajib diantisipasi.
Melalui kegiatan pengamanan terpadu ini, seluruh personel diharapkan semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan instalasi energi strategis.
“Perkuat koordinasi dan kerja sama agar setiap potensi ancaman dapat dicegah sejak dini,” tegas Danrem.
General Manager Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, menambahkan bahwa kilang beroperasi normal dengan kapasitas pengolahan 150.000 barel per hari. Operasional berlangsung 24 jam melalui empat shift kerja yang diisi ratusan perwira kilang.
Ia memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas. Personel HSSE RU VI siaga penuh mengawal proses bisnis, terlebih setelah penyelesaian berbagai proyek pemeliharaan di unit CDU, POC, dan ARHDM yang meningkatkan keandalan operasional.
“Kilang Balongan menjamin pasokan BBM untuk kebutuhan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, terutama wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat,” ujar Yulianto.
Untuk realisasi target produksi, Kilang Balongan tetap mengacu pada kebijakan pemerintah.
Pertamina sendiri telah mempercepat pembentukan Satgas Nataru yang mulai aktif sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026 untuk memastikan layanan dan kenyamanan masyarakat selama libur nasional. ***











