indograf.com, Depok – Kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Supian Suri dan Chandra, dalam 100 hari pertama masa jabatan mereka mendapatkan apresiasi tinggi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok. Terlepas dari hasil survei yang menyoroti beberapa kekurangan, PKB menilai kepemimpinan Supian-Chandra telah menunjukkan kerja nyata dan komitmen kuat dalam membenahi kota.
Penilaian ini disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Depok, Siswanto, dalam konferensi pers yang digelar Selasa (10/6). Ia menegaskan bahwa partainya menggunakan indikator internal yang objektif dan tidak bertujuan untuk membandingkan dengan hasil survei pihak manapun.
> “Kami memiliki catatan sejak hari pertama mereka dilantik. Pak Supian dan Pak Chandra tidak menunggu waktu, mereka langsung bekerja,” ungkap Siswanto.
Langkah Cepat di Tengah Tantangan
Siswanto membeberkan sejumlah langkah cepat yang diambil pasangan Supian-Chandra. Salah satunya adalah tindakan sigap Wakil Wali Kota Chandra dalam menangani kemacetan di Jalan Raya Sawangan.
> “Ketika Pak Wali Kota sedang mengikuti agenda retreat di Magelang, Pak Chandra langsung turun ke lapangan, menginspeksi titik kemacetan, dan segera mengeluarkan kebijakan rekayasa lalu lintas. Ini menunjukkan respons cepat terhadap persoalan nyata warga,” katanya.
Tak berhenti di situ, Chandra juga meninjau langsung saluran air yang kerap menyebabkan banjir. Bahkan, ia memerintahkan pembongkaran material yang menutup aliran sungai di sekitar Masjid Kuba Emas.
Tegas terhadap Pengembang Nakal
Langkah tegas pun diambil terhadap pengembang properti yang melanggar aturan. PKB mencatat bagaimana Chandra memberi peringatan keras kepada pengembang yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), bahkan menghentikan proyek perumahan komersial yang tidak sesuai aturan.
> “Ini menunjukkan keberpihakan pada penataan kota yang tertib dan berkelanjutan,” tambah Siswanto.
Gebrakan Sosial dan Kesehatan
Di sisi lain, Wali Kota Supian Suri juga mencatatkan langkah progresif, terutama dalam bidang sosial dan kesehatan. Ia meluncurkan program layanan kesehatan gratis di seluruh Puskesmas, sebuah kebijakan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Tak hanya itu, Supian juga menggagas kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda, sebagai upaya membangun ruang publik yang sehat dan inklusif bagi warga.
Depok Keluar dari Bayang-Bayang Kota Intoleran
Prestasi lain yang disorot PKB adalah keberhasilan Pemkot Depok keluar dari zona merah penilaian intoleransi. “Ini adalah capaian yang luar biasa dan mencerminkan upaya serius dalam membangun harmonisasi sosial di tengah keberagaman,” pungkas Siswanto.
Kesimpulan: PKB Optimistis, Publik Menanti Konsistensi
Melalui berbagai indikator tersebut, PKB menilai kinerja 100 hari pertama Supian-Chandra sudah berada di jalur yang tepat. Kini, publik tentu menantikan konsistensi serta keberlanjutan dari langkah-langkah awal yang sudah dilakukan.
(NW)











