indograf.com, Depok – Menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Masjid Jami Riyadus Solihin di Tapos, Depok, menggelar kegiatan santunan untuk 46 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud nyata dari semangat ukhuwah Islamiyah. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Masjid pada Rabu (9/7/2025).

Acara diawali dengan pengajian rutin Majelis Riyadul Janah yang diiringi pembacaan doa untuk para ahli kubur dan lantunan sholawat. Suasana religi pun terasa hangat dan penuh makna.
Sentuhan Kasih di Bulan Mulia

Mengisi tausiyah, Ustaz Asep Tajusobirin menekankan keutamaan menyantuni anak yatim, terlebih di bulan Muharram.
“Mengusap kepala anak yatim dan menyantuninya adalah amalan besar yang membawa berkah. Ini bukan hanya wujud cinta kasih, tapi juga bentuk ibadah yang mendekatkan kita kepada Allah SWT,” ungkapnya.


Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 46 anak yatim dari tujuh RW yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Jamaah Gotong Royong, Dana Terkumpul Rp12 Juta.

Ketua Koordinator Yatim, Sumamat, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini dan apresiasi kepada semua pihak.
> “Santunan ini adalah program rutin masjid, dan alhamdulillah, tahun ini dana yang terkumpul mencapai Rp12 juta, meningkat dari Rp10 juta tahun lalu. Semuanya berasal dari donasi jamaah,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan bahkan diperluas, karena masih banyak anak-anak yatim di sekitar yang membutuhkan perhatian.
Peran Masjid sebagai Pusat Kebaikan.

Ketua DKM Masjid Jami Riyadus Solihin, Ustaz H. Hidayat S.Ag., dalam sambutannya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur, serta pihak pemerintah kelurahan dan kecamatan yang turut mendukung acara.
“Kami ingin masjid menjadi pusat kegiatan umat yang tidak hanya fokus pada ibadah, tetapi juga sosial. Kami ingin kegiatan ini menjadi inspirasi untuk terus berbagi dan membantu,” ujarnya.

Plt Camat Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian
Plt Camat Tapos, Drs. Jarkasih, yang turut hadir, menyampaikan dukungannya dan mengajak masyarakat agar terus menanamkan nilai empati, terutama terhadap anak-anak yatim.
> “Kegiatan ini luar biasa. Mari kita jaga semangat berbagi, bukan hanya saat tahun baru Islam, tetapi dalam keseharian kita,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Depok terus mendorong pembangunan di berbagai bidang, termasuk pendidikan, ekonomi, dan keagamaan, demi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.
Pesan Moral: Keluarkan Hak Orang Lain dari Rezeki Kita
Dalam pesan spiritualnya, Plt Camat Tapos Drs., Jarkasih mengingatkan bahwa dalam harta yang kita miliki, ada hak orang lain yang harus dikeluarkan.
“Jika ingin hidup berkah, ringankan tangan untuk berbagi. Sedekah bukan sekadar mengurangi, tapi justru menambah. Jangan tunggu berlebih dulu untuk memberi,” tuturnya.

Doa Penutup dan Harapan Keberkahan
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Ulfi Janadi. Doa menjadi penanda harapan agar kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
Santunan anak yatim bukan sekadar agenda tahunan, melainkan investasi akhirat yang penuh berkah. Mari terus berlomba dalam kebaikan!
(NW)











