INDOGRAF – PT Pelindo Regional 2 menggelar prosesi serah terima jabatan (sertijab) bagi empat General Manager (GM) cabang pelabuhan di lingkungan kerjanya, yang berlangsung khidmat di Museum Maritim Indonesia, Tanjung Priok, Jakarta, pada Senin (13/10).
Kegiatan ini melibatkan cabang Pelabuhan Sunda Kelapa, Panjang, Bengkulu, dan Jambi, sebagai bagian dari strategi penyegaran organisasi untuk memperkuat tata kelola, kinerja operasional, dan pelayanan prima di seluruh pelabuhan.
Pelaksana Harian (Plh) Executive Director Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, dalam sambutannya menekankan bahwa rotasi kepemimpinan ini merupakan proses pembinaan untuk menghadapi dinamika industri kepelabuhanan.
“Serah terima jabatan ini bukan hanya pergantian posisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi dan semangat baru dalam mendukung visi besar Pelindo. Kami berharap para GM baru dapat melanjutkan program kerja yang telah berjalan baik, sekaligus membawa inovasi dalam pelayanan,” ujar Budi.
Ia juga menegaskan komitmen Pelindo Regional 2 untuk menjaga stabilitas pelayanan selama transisi. Semua aktivitas operasional, termasuk bongkar muat, pelayanan kapal, dan dukungan logistik, tetap berjalan normal.
“Empat cabang ini memiliki peran strategis dalam kelancaran arus barang dan logistik nasional. Oleh karena itu, kesinambungan kinerja, keselamatan operasional, dan peningkatan pelayanan harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Daftar Pergantian Jabatan
Pergantian kepemimpinan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
– Pelabuhan Bengkulu: Dari S. Joko kepada Dimas Rizky Kusmayadi.
– Pelabuhan Panjang: Dari Imam Rahmiyadi kepada Hardianto.
– Pelabuhan Jambi: Dari Ahmad Fahmi kepada Febrianto Zenny Sulistyo.
– Pelabuhan Sunda Kelapa: Dari Agus Edi Santoso kepada Ahmad Fahmi.
Acara ini dihadiri jajaran manajemen Pelindo Regional 2, para GM cabang, serta perwakilan instansi maritim dan mitra strategis.
Dengan penyegaran ini, Pelindo Regional 2 optimistis mempertahankan tren positif kinerja hingga akhir 2025, sekaligus memperkuat peran dalam memperlancar logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.











