• INDOGRAF
  • INDEKS
Kamis, 1 Januari 2026
indograf.com
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Selebriti
  • Otomotif
  • Video
Indograf.com
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Selebriti
  • Otomotif
  • Video
No Result
View All Result
Indograf.com
No Result
View All Result
Home Headline

P3S: Pegawai Kementerian Perumahan Makan Gaji Buta

Nawawi Indograf by Nawawi Indograf
21 Juli 2025
in Headline, Pilihan Editor
A A
P3S: Pegawai Kementerian Perumahan Makan Gaji Buta

Bahaya banjir menjadi ancaman masyarakat

Share on FacebookShare on Twitter

indograf.com, JAKARTA – Political and Public Policy Studies (P3S) soroti kinerja Kementerian Perumahan bahkan menilai realisasinya nol besar.

Temuan ini didasarkan pada data-data dan merujuk pernyataan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pada dengar pendapat dengan DPR RI pekan lalu.

Baca Juga

Anggota Komisi V DPR RI, Ir. H. Iskak Mekki, M.M., melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Banyuasin pada Rabu 24 Desember 2025.

Komisi V DPR RI Tinjau Progres Strategis Pertanahan di Banyuasin

25 Desember 2025
Rencana pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di kawasan Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, mulai memasuki tahapan krusial terkait aspek legalitas lahan.

Akselerasi Pelabuhan Palembang Baru, KSOP dan Pertanahan Banyuasin Bahas Legalitas HPL Tanjung Carat

25 Desember 2025
Load More

“Apa benar kinerja Kementerian PKP sudah tembus sampai 28 persen. Sampai hari ini kok saya ragu, jangan-jangan bohong?,” ujar Direktur P3S Jerry Massie, Minggu, 20 Juli 2025.

Dari bedah rumah hingga pembangunan rusun, total anggaran yang digelontorkan pun bisa menembus belasan triliun rupiah.

“Tapi seperti biasa, pertanyaannya bukan soal besar anggaran, melainkan apa kabar realisasinya?” ujar Jerry Massie.

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) misalnya. Pemerintah akan menyulap 34.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH) dengan anggaran Rp 7,41 miliar (Rp Rp21.800.000 per unit).

“Bung Ara (Sapaan Maruarar Sirait) seharusnya bisa merinci satu per satu realisasi dari program itu. Tapi saya kok tidak melihat ada yang terealisasi,” jelasnya.

Sejumlah program dengan anggaran fantastis tersebut terdengar heroik. Apalagi, jika ditambah narasi investasi sosial.

“Tapi publik tentu tak lupa, sudah berapa banyak rumah diperbaiki? Apa ini hanya di atas kertas, atau hasilnya tak jauh beda dengan kandang kambing yang baru dicat ulang?” tandas Jerry Massie.

Belum lagi, sambung Jerry, penataan kawasan kumuh. Dari data yang didapat P3S, anggarannya menembus Rp 130 miliar. Maruarar Sirait harus bisa menjelaskan ke rakyat bagaimana realisasi anggaran itu terserap.

Anggaran sebesar itu kabarnya akan digelontorkan untuk merapikan lingkungan yang selama ini luput dari perhatian negara.

“Idenya mulia, menghapus kekumuhan. Tapi di mana lokasinya. Ingat ini sudah akhir bulan Juli lho,” ungkapnya.

Publik, lanjut Jerry, sangat tahu penataan di negeri ini lebih pada penggusuran, memindahkan warga ke tempat lebih sempit, dan membiarkan akar masalahnya tetap membusuk.

Di sisi lain, pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) yang masuk daftar proyek juga belum terlihat realisasinya.

“Lho Maruarar Sirait sudah terjun ke beberapa daerah, artinya dia sudah punya laporan. Atau jangan-jangan belum ada realisasinya. Jadi, sejak Januari sampai Juli 2025 yang dikerjakan kalau belum ada wujudnya?” tanya Jerry Massie.

Padahal, janji Kementerian PKP akan ada 2.000 unit sarana dasar seperti jalan lingkungan dan saluran air akan dibangun dengan anggaran Rp 60 miliar.

“Kalau dibagi rata, ya sekitar Rp 6 juta per unit. Ini anggarannya sudah ada, yang dipertanyakan realisasinya di mana?” kata Jerry.

Pasalnya di lapangan, sangat minim sekali ditemukan adanya program tersebut berjalan sesuai harapan.

P3S juga mempertanyakan, program rusun dan rumah khusus yang begitu ambisius tapi realisasinya seperti angan-angan saja.

Seperti diketahui anggaran Rp 5,07 triliun dialokasikan untuk membangun hunian vertikal di daerah padat, dan rumah-rumah untuk kelompok khusus seperti TNI/Polri atau korban bencana.

“Maka mari jujur, siapa yang benar-benar mendapat rumah itu? Apakah nelayan di ujung Sulawesi sana, atau pejabat menengah yang kebetulan berhak karena kedekatan struktural?” tandasnya.

Padahal kata Jerry jika sejumlah program tersebut berjalan bertahap maka secara teori, akan menyerap tenaga kerja.

“Jelas program itu aka memutar roda ekonomi, dan membuktikan janji kampanye Presiden Prabowo Subianto. Tapi sebagaimana biasa, teori indah tak selalu lulus uji di lapangan,” kata dia.

Realisasi anggaran yang lambat, program yang mangkrak, dan proyek yang jadi ajang bancakan, lebih sering jadi kenyataan dibanding impian manis di presentasi kementerian.

Jerry Massie mengingatkan bahwa kegagalan pelaksanaan bisa berdampak buruk secara politik.

“Ini bahaya, bisa menurunkan kepercayaan publik dan mengganggu pertumbuhan ekonomi,” ungkap Jerry Massie.

“Karena ketika rakyat menanti atap yang layak, mereka justru disuguhi laporan-laporan seremonial dan baliho pencitraan. Pak Menteri PKP Maruar Sirait harus menjawab ini dalam realisasi nyat,” tandasnya.

Dikatakan dia, di negara ini, pembangunan rumah rakyat sering kali bukan soal papan, tapi panggung. Dan seperti biasa, rakyat diminta bersabar – sembari menatap puing-puing janji yang tak kunjung jadi nyata.

“P3S menyimpulkan hingga Januari sampai 2025, program di Kementerian PKP nol besar. Program bagus cuma di atas kertas. Menterinya harus dievaluasi,” pungkas Jerry Massie.

(NW)

Source: Nawawi
Tags: Makan Gaji ButaP3S:Pegawai Kementerian Perumahan
Previous Post

Diskon Tiket Kereta Api Masih Berlaku, Saatnya Rencanakan Perjalanan Baru

Next Post

P3S: Kinerja Kementerian Perumahan Nol Besar, Jerry Massie Kritik Kinerja Maruarar Sirait

Artikel Terkait

Anggota Komisi V DPR RI, Ir. H. Iskak Mekki, M.M., melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Banyuasin pada Rabu 24 Desember 2025.

Komisi V DPR RI Tinjau Progres Strategis Pertanahan di Banyuasin

by Indografnews
25 Desember 2025

INDOGRAF - Dalam upaya mempercepat penyelesaian sengketa lahan dan mendukung pembangunan infrastruktur nasional dan program lainnya, Anggota Komisi V DPR...

Rencana pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di kawasan Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, mulai memasuki tahapan krusial terkait aspek legalitas lahan.

Akselerasi Pelabuhan Palembang Baru, KSOP dan Pertanahan Banyuasin Bahas Legalitas HPL Tanjung Carat

by Indografnews
25 Desember 2025

INDOGRAF – Rencana pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di kawasan Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, mulai memasuki tahapan krusial terkait aspek legalitas...

Pastikan Kenyamanan Pelanggan, KAI Daop 3 Cirebon Optimalisasikan Layanan Lost and Found

by Mawardi
16 Desember 2025

Indograf.com - Sambut Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus...

KAI Daop 3 Cirebon Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Pembinaan Frontliner

by Mawardi
12 Desember 2025

Indograf.com - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang berlangsung selama...

Please login to join discussion

Terpopuler

    Rekomendasi

    Riadi Saputra Dengan Lemparan Terbaik Sejauh 33,57 Meter, Asian Para Games 2022 Hangzhou

    Riadi Saputra Dengan Lemparan Terbaik Sejauh 33,57 Meter, Asian Para Games 2022 Hangzhou

    25 Oktober 2023
    Disiplin ASN Kunci Sukses Porprov Jabar 2026 di Depok!

    Disiplin ASN Kunci Sukses Porprov Jabar 2026 di Depok!

    11 Juli 2025
    Kodim 0504/Jakarta Selatan Hadir Jaga Keamanan Pengunjung Ragunan Saat Libur Panjang

    Kodim 0504/Jakarta Selatan Hadir Jaga Keamanan Pengunjung Ragunan Saat Libur Panjang

    27 Desember 2025
    Program CPP Tahap 2 Tersalurkan Di Samarinda Guna Menahan Inflasi

    Program CPP Tahap 2 Tersalurkan Di Samarinda Guna Menahan Inflasi

    25 Oktober 2023

    Harga Daging Ayam Potong Tembus Rp42.000 Jelang Ramadan

    3 Maret 2024
    Indograf.com

    Jalan Proklamasi No 20, RT 004/002, Kelurahan Abadijaya Kecamatan Sukmajaya, Depok, 16417, Jawa Barat, Indonesia

    Kategori

    • Berita Lainnya
    • Bola
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Headline
    • News
    • Opini
    • Otomotif
    • Pemilu
    • Pendidikan
    • Pilihan Editor
    • Politik
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Copyright
    • Media Partner
    • Redaksi
    • Kontak

    © 2025 Indograf.com - beda itu Indonesia. All Rights Reserved

    No Result
    View All Result
    • News
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Bola
    • Otomotif
    • Selebriti
    • Video
    • Indeks

    © 2025 Indograf.com - Beda Itu Indonesia.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In