• INDOGRAF
  • INDEKS
Senin, 20 April 2026
indograf.com
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Selebriti
  • Otomotif
  • Video
Indograf.com
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Selebriti
  • Otomotif
  • Video
No Result
View All Result
Indograf.com
No Result
View All Result
Home Berita Lainnya

“Perempuan Pembawa Sial” : Angkat Mitos Bahu Laweyan, Antara Cinta, Dendam dan Kutukan

Mawardi by Mawardi
13 September 2025
in Berita Lainnya, Headline, Pilihan Editor
A A
“Perempuan Pembawa Sial” : Angkat Mitos Bahu Laweyan, Antara Cinta, Dendam dan Kutukan

Foto By Indograf: Special Screening Film "Perempuan Pembawa Sial" di CGV Transmart Cirebon (13/09/2025).

Share on FacebookShare on Twitter

Indograf.com – Tidak semua kisah berakhir dengan kebahagiaan. Bagi Mirah (Raihaanun), cinta justru selalu menjadi awal dari malapetaka.

Setiap lelaki yang dekat dengannya akan menemui kematian tragis. Kutukan itu bukan sekadar rumor, melainkan mitos Jawa kuno yang dikenal dengan sebutan Bahu Laweyan.

Baca Juga

Sertijab Dandim Depok dan Jaksel, Danrem 051/Wkt Dorong Optimalisasi Tugas

Sertijab Dandim Depok dan Jaksel, Danrem 051/Wkt Dorong Optimalisasi Tugas

18 April 2026
Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Banyuasin tancap gas dalam menuntaskan tunggakan kegiatan pelayanan pertanahan atau PDDM.

Kantah Banyuasin Percepat Penyelesaian Layanan Pertanahan 2026

18 April 2026
Load More

Kisah mencekam itu kini dihidupkan kembali lewat film Perempuan Pembawa Sial, karya terbaru sutradara Fajar Nugros.

Setelah sebelumnya sukses menggebrak dengan film Inang (2022), Fajar kembali ke genre horor dengan sentuhan yang lebih elegan, penuh simbol, dan kaya akan nuansa budaya lokal.

 

Cinta, Dendam, dan Kutukan

 

Mirah hidup dalam bayang-bayang kesialan. Masyarakat mengucilkannya, menudingnya pembawa sial. .

Di tengah kesendiriannya, Mirah bertemu Bana (Morgan Oey), pemilik warung makan padang yang berhati tulus dan mencintai Mirah.

Namun, kutukan tetap membayangi. Ternyata, semua malapetaka itu bukan murni takdir. Melainkan berasal dari Puti (Clara Bernadeth), adik tiri Mirah, yang menyimpan dendam menahun.

 

Special Screening Film “Perempuan Pembawa Sial” di Cirebon

 

Menjelang perilisan nasional, film “Perempuan Pembawa Sial” lebih dulu diputar dalam sesi screening khusus di Cirebon pada Sabtu, 13 September 2025, di CGV Transmart Cirebon.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari para penonton yang memadati bioskop.

Salah satunya Panji, penonton asal Cirebon yang mengaku terkesan dengan film tersebut.

“Jarang ada horor Indonesia yang ceritanya kaya gini. Film ini ngangkat mitos Nusantara. Salut untuk sutradara dan pemainnya,” ungkap Panji usai pemutaran.

 

Prestasi di Festival, Jalan ke Bioskop

 

Sebelum dirilis ke layar lebar, Perempuan Pembawa Sial lebih dulu diputar di Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2024. Kehadirannya langsung mencuri perhatian dan berhasil menyabet penghargaan Best Editing.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa film horor lokal masih punya tempat terhormat di kancah festival. Lebih dari sekadar hiburan, film ini membawa kearifan lokal ke panggung internasional.

Bagi Fajar Nugros, proyek ini adalah perjalanan pulang. Setelah sukses dengan Inang (2022), ia kembali menekuni horor sebagai medium bercerita yang bisa mengupas sisi gelap manusia sekaligus memperkenalkan mitos Nusantara.

 

Digarap Tim Berpengalaman

 

Film berdurasi 97 menit ini diproduksi oleh IDN Pictures, rumah produksi yang juga melahirkan karya populer seperti Qorin, Sleep Call, Srimulat, Inang, dan Balada Si Roy.

Susanti Dewi duduk sebagai produser, sementara naskah ditulis oleh Fajar Nugros bersama Husein M. Atmodjo. Nama-nama besar lain turut memperkuat produksi ini: Wendy Aga sebagai Director of Photography, Angela Halim sebagai Art Director, hingga Ricky Lionardi sebagai penata musik.

Tak kalah penting, efek visual dikerjakan oleh Aftertake Post Production, Skybox Digital, dan The Organism. Sementara penyuntingan dipercayakan kepada Wawan Idati Wibowo, yang karyanya bahkan sudah mendapat pengakuan lewat penghargaan di JAFF.

 

Tayang di Seluruh Indonesia

 

Setelah melalui perjalanan panjang dari festival hingga proses produksi yang detail, kini Perempuan Pembawa Sial siap bertemu dengan penontonnya. Film ini akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 18 September 2025.

Lebih dari sekadar film horor, Perempuan Pembawa Sial adalah cerita tentang cinta yang terkutuk.

Apakah Mirah akan menemukan jalan keluar dari kutukan? Ataukah cinta akan berakhir dengan kematian? Jawabannya hanya bisa ditemukan di layar lebar. ***

Tags: bahu laweyanCirebonhorror yang elegan dalam eksekusinyakarma masa lalusibling rivalry
Previous Post

KAI Daop 3 Cirebon Gelar Turnamen Fun Rail Futsal 2025 untuk Perkuat Sinergitas

Next Post

Kodim 0508/Depok Hidupkan Malam Depok Lewat Audisi Lomba Pengamen

Artikel Terkait

Sertijab Dandim Depok dan Jaksel, Danrem 051/Wkt Dorong Optimalisasi Tugas

Sertijab Dandim Depok dan Jaksel, Danrem 051/Wkt Dorong Optimalisasi Tugas

by Muhammad SA
18 April 2026

INDOGRAF-Komandan Korem (Danrem) 051/Wijayakarta, Nugroho Imam Santoso, memimpin langsung serah terima jabatan (Sertijab) dua Komandan Kodim (Dandim) jajaran di Aula...

Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Banyuasin tancap gas dalam menuntaskan tunggakan kegiatan pelayanan pertanahan atau PDDM.

Kantah Banyuasin Percepat Penyelesaian Layanan Pertanahan 2026

by Nawawi Indograf
18 April 2026

BANYUASIN - Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Banyuasin tancap gas dalam menuntaskan tunggakan kegiatan pelayanan pertanahan atau PDDM. Hal ini ditegaskan...

Hadapi Perang Modern, Kasad Minta Prajurit TNI AD Kuasai Dunia Siber

Hadapi Perang Modern, Kasad Minta Prajurit TNI AD Kuasai Dunia Siber

by Muhammad SA
17 April 2026

INDOGRAF - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak mendorong prajurit TNI AD untuk menguasai kemampuan siber sebagai bagian dari...

Tekan Populasi Ikan Sapu-Sapu, 70 Personel Gabungan Turun di Pulo Gadung

Tekan Populasi Ikan Sapu-Sapu, 70 Personel Gabungan Turun di Pulo Gadung

by Muhammad SA
17 April 2026

INDOGRAF – Dalam upaya menekan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai merusak ekosistem perairan, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto,...

Please login to join discussion

Kategori

  • Berita Lainnya
  • Bola
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Headline
  • News
  • Opini
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Pilihan Editor
  • Politik
  • Selebriti
  • Sosial
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Copyright
  • Media Partner
  • Redaksi
  • Kontak

© 2025 Indograf.com - beda itu Indonesia. All Rights Reserved

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Bola
  • Otomotif
  • Selebriti
  • Video
  • Indeks

© 2025 Indograf.com - Beda Itu Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In