indograf.com, Depok – Tahun Baru Islam 1447 Hijriah menjadi momentum penuh makna di Masjid Jami Riyadus Solihin, Tapos, Depok. Pada Rabu (9/7/2025), suasana hangat dan haru menyelimuti aula masjid saat 46 anak yatim menerima santunan dalam acara yang sarat nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
Tak sekadar ritual tahunan, kegiatan ini menjadi wujud nyata dari semangat ukhuwah Islamiyah—mengajarkan bahwa kepedulian sosial adalah bagian tak terpisahkan dari keimanan.
Camat Tapos: Jadikan Kepedulian Sebagai Gaya Hidup
Plt Camat Tapos, Drs. Jarkasih, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif yang dilakukan oleh pengurus masjid. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus menjadi budaya, bukan hanya sekadar momen.
> “Kegiatan ini bukan hanya bentuk amal, tetapi juga investasi sosial. Mari jadikan semangat berbagi sebagai bagian dari gaya hidup kita sehari-hari,” ujarnya.
Dalam pesan spiritualnya, Jarkasih mengingatkan bahwa di dalam rezeki yang kita miliki, tersimpan hak orang lain yang wajib dikeluarkan. Ia menekankan bahwa memberi tidak selalu harus menunggu berlebih.
> “Kalau ingin hidup berkah, jangan ragu berbagi. Sedekah tidak akan mengurangi harta, justru memperluas pintu rezeki,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Pemkot Depok Dukung Gerakan Sosial-Keagamaan
Lebih lanjut, Jarkasih menegaskan komitmen Pemerintah Kota Depok dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, hal ini sejalan dengan visi kota yang ingin menciptakan masyarakat yang sejahtera secara lahir dan batin.
> “Kami terus dorong kegiatan seperti ini agar masyarakat semakin terlibat dalam pembangunan, bukan hanya secara fisik, tapi juga secara spiritual dan sosial,” tambahnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan secara simbolis. Senyum merekah di wajah anak-anak yatim yang menerima bantuan, menjadi bukti bahwa kebaikan sekecil apa pun bisa memberi harapan yang besar.
(NW)











