INDOGRAF – Matahari baru terbit di ufuk timur Desa Ciaruteun Ilir, Kabupaten Bogor. Di pagi yang masih sejuk, sejumlah warga RW 05 terlihat berjalan tergesa sambil membawa ember kosong yang saling beradu. Bukan untuk berolahraga, melainkan untuk mencari air—kebutuhan dasar yang seharusnya mudah diakses, namun di sini menjadi sebuah perjuangan.
Bagi warga, air bukan sekadar kebutuhan, melainkan bagian dari rutinitas yang penuh tantangan. Hampir setiap percakapan mengungkap cerita serupa: perjalanan jauh demi mendapatkan air, waktu yang terbuang, hingga kecemasan yang selalu datang saat musim kemarau tiba. Namun, kisah yang paling menyentuh adalah tentang anak-anak.
Di sekolah yang seharusnya menjadi tempat merajut mimpi, air justru menjadi barang yang sangat terbatas. Saat musim kemarau, setiap siswa diwajibkan membawa satu botol air dari rumah. Ironisnya, air tersebut bukan untuk minum, melainkan cadangan jika mereka perlu mencuci tangan atau menggunakan toilet.
Kondisi ini tentu berdampak pada proses belajar. Tidak sedikit siswa yang terpaksa menahan kebutuhan dasar selama jam pelajaran. Bahkan, ada yang harus pulang ke rumah hanya untuk keperluan tersebut karena fasilitas sekolah tidak memiliki cukup air. Situasi ini menjadi pengingat bahwa krisis air bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga ancaman bagi masa depan generasi.
Berangkat dari kondisi tersebut, hadir program “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh.” Program ini diawali dengan dialog bersama warga untuk memahami kebutuhan di lapangan. Dari proses itu, dibangun lima titik sumur bor yang tersebar di RW 05.
Meski prosesnya tidak selalu mudah, pembangunan ini membawa perubahan nyata. Saat sumur bor mulai digunakan, warga berkumpul dengan penuh harap. Senyum dan rasa lega terlihat jelas di wajah mereka. Salah satu warga, Ibu Mumul, mengaku kini tak perlu lagi berjalan jauh untuk mendapatkan air.
Perubahan juga dirasakan oleh anak-anak. Mereka tidak lagi harus membawa air hanya untuk mencuci tangan. Akses air yang lebih mudah membuat aktivitas belajar menjadi lebih nyaman tanpa rasa khawatir.
Program ini telah memberikan manfaat bagi ratusan kepala keluarga di RW 05. Lebih dari sekadar menghadirkan sumber air, program ini membuka ruang baru bagi masyarakat untuk hidup lebih layak dan berkembang.
Kini, air tidak lagi menjadi beban harian. Kehadirannya justru menjadi awal dari harapan baru bagi warga Desa Ciaruteun Ilir.






