Indograf.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, menyebabkan Sungai Cijurai meluap dan merendam ratusan rumah warga di Desa Andamui, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Sedikitnya 110 rumah di empat dusun terdampak banjir dengan ketinggian air antara 30 sentimeter hingga 1 meter.
Berdasarkan laporan cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, banjir melanda Dusun Kliwon, Pahing, Puhun, dan Wage. Rinciannya, 35 rumah terendam di Dusun Kliwon, 35 rumah di Dusun Pahing, 25 rumah di Dusun Puhun, serta 15 rumah di Dusun Wage. Selain itu, satu rumah mengalami kerusakan sedang dan dua rumah rusak ringan.
BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun satu keluarga di Dusun Pahing terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat demi keamanan.
Peristiwa ini dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan debit Sungai Cijurai meningkat hingga meluap ke permukiman warga. Menanggapi kejadian itu, aparat desa langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, serta BPBD untuk penanganan darurat. Tim assessment BPBD juga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dampak banjir.
Hingga laporan terakhir pada pukul 23.30 WIB, air luapan sungai dilaporkan telah surut. Cuaca berangsur cerah berawan dan sebagian besar warga mulai kembali beraktivitas normal. Kebutuhan darurat saat ini difokuskan pada dukungan logistik bagi satu keluarga terdampak.
BPBD menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. ***






