Indograf.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-100 Masehi atau satu abad NU dengan menggelar rangkaian kegiatan spiritual dan sosial.
Agenda utama yang disiapkan yakni istighosah bersama serta ziarah ke makam para leluhur dan tokoh perintis NU di wilayah Cirebon.
Kegiatan istighosah dijadwalkan berlangsung pada Rabu (11/2/2026) di halaman Kantor PCNU Kabupaten Cirebon. Dalam momen tersebut, panitia juga akan melakukan pemotongan simbolik 100 tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan satu abad NU sekaligus doa untuk keselamatan bangsa Indonesia.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozie, menyampaikan bahwa peringatan satu abad NU tahun ini dikemas secara sederhana namun tetap bermakna, mengingat kondisi bangsa yang tengah menghadapi berbagai musibah.
“Peringatan satu abad NU kami selenggarakan dengan kegiatan yang sederhana, namun tidak mengurangi substansi. Hal ini karena bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai musibah,” ujar Kiai Aziz saat jumpa pers, Senin (9/2/2026).
Ia menambahkan, PCNU Kabupaten Cirebon lebih memprioritaskan aksi kemanusiaan dengan menghimpun donasi bagi korban bencana di sejumlah daerah.
“Kami menggalang donasi untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Alhamdulillah, dana yang terkumpul sejauh ini kurang lebih Rp100 juta dan akan disalurkan kepada korban bencana di Aceh serta daerah lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, istighosah akan diikuti para kiai, santri, serta seluruh jajaran struktural NU di Kabupaten Cirebon. Doa bersama tersebut diharapkan menjadi ikhtiar spiritual agar NU senantiasa diberi perlindungan serta mampu terus memberikan manfaat bagi umat.
“Dalam istighosah nanti juga akan dilakukan pemotongan simbolik 100 tumpeng. Selain itu, kami akan melaksanakan ziarah ke makam para leluhur dan tokoh perintis NU di Cirebon sebagai bentuk penghormatan dan pengingat atas jasa-jasa mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Harlah NU ke-100 Masehi PCNU Kabupaten Cirebon, Ustaz Moh Abdul Hakim, mengatakan rangkaian ziarah akan menyasar sejumlah makam tokoh besar NU.
“Setelah istighosah, kami akan melaksanakan ziarah ke makam para muassis dan ulama besar, di antaranya Makam Sunan Gunung Jati, KH Abbas Buntet, KH Amin, KH Solihin Ciwaringin, serta KH Abdul Halim Majalengka,” kata Hakim.
Ia menjelaskan, kegiatan istighosah akan melibatkan seluruh unsur organisasi, mulai dari pengurus PCNU, MWCNU se-Kabupaten Cirebon, lembaga dan badan otonom, hingga Forkopimda serta tamu undangan.
“Sebanyak 100 tumpeng telah kami siapkan dan akan dipotong bersama, melibatkan seluruh struktur NU dari tingkat PCNU hingga MWCNU,” ujarnya.
Hakim berharap peringatan satu abad NU menjadi momentum penguatan peran organisasi agar semakin kokoh dan terus berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
“Sesuai dengan tema yang kami usung, ‘Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia’, semoga NU semakin jaya dan terus memberikan manfaat bagi Indonesia,” pungkasnya. ***






