indograf.com, Depok – Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Tahun 2025 memasuki babak baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi mengumumkan tujuh nama kandidat yang berhasil lolos dalam tahapan seleksi administrasi.
Ketujuh nama tersebut adalah figur-figur berpengalaman dari berbagai instansi, baik di lingkungan Pemkot Depok maupun dari luar daerah. Mereka adalah:
1. Abdul Rahman – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok
2. Citra Indah Yulianty – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok
3. Dadan Rustandi – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok
4. Dadang Wihana – Kepala Bappeda Kota Depok
5. Mangnguluang Mansur – Kepala DPMPTSP Kota Depok
6. Harjito B – Kepala BPKAD Papua Barat Daya
7. Agus Priyanto – Direktur di Kementerian Desa
Selanjutnya, para kandidat ini akan menghadapi uji kompetensi yang akan digelar pada 2 hingga 4 Juli 2025 di Pusat Penilaian Kompetensi BKN, Jakarta Timur. Tak hanya itu, mereka juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan pada 7 Juli 2025 di RSUD Khidmat Sehat Afiat, Kota Depok.
Proses Seleksi Transparan dan Nasional
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Depok, Nina Suzana, menegaskan bahwa seleksi ini dilakukan secara terbuka dan profesional. “Proses seleksi ini terbuka secara nasional. Dua kandidat berasal dari luar Depok, yakni Papua Barat Daya dan Kementerian Desa. Semua yang lolos telah memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan,” ujarnya kepada awak media, usai menghadiri pelantikan PPPK di Balai Rakyat, Selasa (01/07/2025).
Menurut Nina, tahapan uji kompetensi menjadi momen penting untuk menyaring calon Sekda yang memiliki keunggulan manajerial dan integritas tinggi. “Kami mencari sosok pemimpin birokrasi yang mampu membawa perubahan, berinovasi, dan siap menjalankan amanah besar sebagai Sekda,” tegasnya.
Bersaing Ketat, Siap Pimpin Depok
Diketahui, seluruh kandidat telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (PIM) Tingkat II dan saat ini menduduki jabatan eselon IIB. Artinya, mereka memiliki latar belakang yang setara secara struktural.
“Semua peserta yang terpilih memiliki kualitas yang relatif sama. Tinggal menunggu hasil akhir dan faktor keberuntungan,” tambah Nina Suzana.
Ia berharap seluruh rangkaian seleksi berjalan lancar dan melahirkan pemimpin birokrasi terbaik untuk Kota Depok. “Semoga hasil akhir seleksi ini membawa dampak positif, khususnya untuk mempercepat pembangunan dan pelayanan publik di Kota Depok,” pungkasnya.
(NW)











